Pemahaman Brief Klien
Pemahaman Brief Klien
DEMOGRAFI
Ras
Umur
NUANSA, EMOSI
diekstrak dari Brosur, Website, Sales Kit, dst
Misal:
Mewah & Elegan (Luxury): Nuansa warna emas, gelap, tenang, pergerakan lambat, dan anggun.
Ramah Keluarga (Family-Friendly): Cerah, hangat, banyak cahaya matahari, dan penuh interaksi gembira.
Modern & Cepat (Tech / Urban): Warna kontras, banyak gerakan dinamis, dan berkesan efisien.
Tradisional / Bernuansa Islami (Holistic / Modest): Hangat, santun, pakaian tertutup (modest), dan mengagungkan rasa syukur serta kebersamaan.
Green
Investment
DAYA JUAL
diekstrak dari Brosur, Website, Sales Kit, dst
Identifikasi keunggulan utama yang wajib muncul dalam cerita:
Lokasi & Aksesibilitas: Dekat tol, stasiun LRT/KRL, pusat perbelanjaan, atau sekolah.
Desain & Arsitektur: Konsep green building, gaya minimalis modern, ventilasi silang, atau fasad mewah.
Layout & Fleksibilitas: Ruang tamu luas, kamar tidur fleksibel, dapur terbuka, mezzanine.
Fasilitas Komunal (Amenities): Clubhouse, surau/masjid, kolam renang, jogging track, playground, keamanan 24 jam.
ASET WAJIB
Logo, Icon, dst
Brand Guideline
Ilustrasi Bangunan
Render 3D arsitektur, foto mockup unit, atau site plan
REQUEST KHUSUS
TEKNIS
Durasi Target:
15–30 detik (iklan media sosial)
45–60 detik (video utama / YouTube).
Rasio Ukuran Layar (Aspect Ratio):
16:9 (Horizontal / Lanskap): Untuk layar TV, laptop, YouTube.
9:16 (Vertikal / Potret): Untuk Instagram Reels, TikTok, YouTube Shorts.
1:1 (Persegi / Square): Untuk feed media sosial.
Resolusi:
Full HD (1080p), 4K, dll
Penyusunan Alur (Editor)
Alur cerita (plot) awal berfungsi sebagai kompas petunjuk. Meskipun dalam praktiknya akan beradaptasi dengan stok video yang ada, memiliki draf alur di awal akan sangat menghemat waktu pencarian aset
Metode penyusunan alur paling mudah dan alami adalah dengan membayangkan kehidupan keseharian penghuni seiring waktu:
PAGI: Menyeduh kopi & Olahraga
SIANG: Bekerja/Sekolah & Akses Strategis
SORE: Fasilitas Rekreasi & Kumpul Keluarga
MALAM: Ketenangan & Istirahat
Demografi target yang telah ditentukan akan sedikit banyak membentuk rutinitas tersebut. Sebagaimana kebiasaan orang Barat dan Timur, lansia dan anak muda, warga kota dan desa semya berbeda. Maka dari itu pertimbangkan juga faktor tersebut.
Aturan Logika Urutan
Usahakan alur video mengalir secara halus dan tidak membingungkan penonton, yaitu dengan memperhatikan dua aspek utama:
Runtutan Spasial: Tuntaskan seluruh adegan luar ruangan sebelum masuk ke dalam ruangan, begitu pula sebaliknya. Hindari berpindah bolak balik secara acak
Arah Gerakan: Lanjutkan arah pergerakan kamera atau subjek ke posisi yang searah. Putar balik videonya jika perlu
Temporal:
Pastikan alur waktu (siang ke malam atau sebaliknya) berjalan berurutan dan logis
Tidak melompat-lompat seperti dari siang ke pagi lalu malam kemudian sore
Cermati arahan dari klien mengenai target demografi. Subjek manusia di dalam video adalah representasi dari penonton alias calon pembeli yang disasar
Berikut langkah-langkahnya:
Target Demografi warga Malaysia mendominasi proyek kebanyakan, maka mulai mencari dengan keyword
a) Malaysian, jika hasil video terbatas maka gunakan
b) Southeast Asian, jika masih lalu pakai
c) Asian untuk memperluas pencarian
Hasilnya mungkin akan dibanjiri subjek berwajah dengan nuansa Asia Timur atau Cina, ini bukan masalah. Etnis tersebut merupakan bagian penting dari dunia properti Malaysia.
Wajah Melayu atau Malay tidak senantiasa harus menjadi prioritas representasi utama
Jika keyword Asian memberikan hasil model-model berwajah Filipina, Indonesia, atau Thailand, semua itu juga masih sangat dapat diterima. Gunakan visual judgement yang cermat
Terkadang klien sudah meminta ras atau etnis tertentu dari awal, contohnya
d) Malay
e) Chinese
f) Indian
g) Caucasian / White
Keyakinan dan Budaya seringkali bukan menjadi pertimbangan penting untuk direpresentasi. Maka jika tidak di-request secara khusus, usahakan netral saja, jauhi video-video yang gamblang menunjukkan agama atau adat tertentu
Jika memang diinstruksikan, maka tambahkan keyword yang relevan, misalnya:
a) Islam
+ Muslim: Muslim Asian, Malay Muslim
+ Hijab: Hijab Southeast Asian
+ Eid / Ramadan
b) Hindu
+ Hindu: Indian Hindu
+ Indian: Malaysian Indian
+ Deepavali
c) Buddha
+ Buddhist: Asian Buddhist, Chinese Buddhist
Perbedaan Halus masih berpotensi hadir dari representasi yang seharusnya. Maka perhatikan sebagaimana
Muslim Asia Timur/Tenggara vs Muslim Asia Timur Tengah tampil dengan perbedaan yang cukup signifikan, bahkan tampak dari belakang
Indian Malaysian vs India Negara juga memiliki perbedaan budaya yang bisa dirasakan oleh masing-masing
Chinese Malaysia vs Mainland juga berbeda meskipun dalam beberapa aspek cukup halus
Usia dan Struktur Keluarga juga seringkali digunakan untuk memvisualisasikan segmentasi pasar, seperti properti yang cocok untuk investasi jangka panjang, atau properti ramah semua usia
Tanpa tambahan keyword spesifik, hasil pencarian biasanya otomatis menampilkan usia paling rendah 25 hingga paling tinggi 50 tahun
Untuk menggambarkan keluarga besar, gunakan keyword:
Multigenerational family
Big family
Grandparents
Grandchildren
Untuk ilustrasi dengan anak-anak atau remaja gunakan keyword:
Children/Kid
Boy/Girl
Son/Daughter
Teen
Standar kualitas visual juga menjadi pertimbangan yang perlu diusahakan, seperti
Penampilan subjek yang menarik, "enak dilihat", cocok untuk merepresentasi penghuni properti
Ekspresi wajah dan gestur yang positif dan natural, tidak terlewat kaku atau palsu
Pencahayaan baik dan jelas
Pergerakan kamera relatif stabil
Jadikan gambar bangunan yang disediakan sebagai acuan dan kerangka video. Adegan-adegan yang disusun oleh Editor pada alur di atas akan bermulai, berakhir, atau bersandingan dengan gambar-gambar tersebut
Berikut langkah-langkahnya:
Ambil gambar acuan dari klien
Contoh:
a) Playground (day)
b) Living Room (night)
Mulai mencari di Envato dan Magnifik dengan formula sederhana
Subjek + Tempat
Contoh:
a) Asian kids in playground
b) Muslim Malay family in dining room
Uji kecocokan visual setiap video, nilai apakah cukup selaras jika bersebelahan dengan gambar acuan tadi. Tidak perlu akurat asalkan tidak mencolok perbedaannya. Gunakan insting, namun idealnya
Perhatikan:
Kecerahan
a) Kesesuaian posisi matahari seperti siang atau sore terutama outdoor
b) Pencahayaan interior di dalam ruangan
Latar belakang
a) Langit, gedung, pemandangan di belakang
b) Warna dinding, lebar jendela, desain
Elemen lain
a) Vegetasi seperti jenis pohon tropis atau subtropis
b) Keselarasan objek seperti perabot dan dekorasi
Kumpulkan video-video yang lolos uji kecocokan, buat collection
Lanjutkan pencarian dengan formula lain untuk menambah opsi variasi, atau jika hasil dari percobaan pertama belum memuaskan misalnya
Subjek + Aktivitas/Latar
a) Asian kids playing outdoor
b) Muslim family dinner
Subjek/Aktivitas + Framing
a) Kids running tracking
b) Muslim friends close up
Objek yang relevan
a) Children bicycle
b) Muslim food on table
c) Curtain blown by wind, alias gorden tertiup angin mungkin sebagai pengisi transisi antara kamar tidur ke luar rumah, dengan catatan jenis tirai serupa
d) Shoe rack front door, alias rak sepatu pintu depan mungkin sebagai pengisi transisi dari luar menuju dalam rumah
e) Butterfly flower, alias kupu-kupu bunga bisa digunakan untuk membangun suasana dan mood yang ingin dihubungkan dengan konsep properti
Simpan video yang lolos ke koleksi
Untuk scene yang tidak klien sediakan gambar acuan sebagai referensi, misalnya sudut pandang udara (aerial) yang menggambarkan lokasi kawasan properti, visualisasi infrastruktur sekitar seperti jalan raya dan stasiun kereta, hingga tempat sekitar seperti mall, rumah sakit, dan titik rekreasi.
Berikut tahapnya
Ambil aspek yang perlu dibahas, contohnya:
a) Alamat di Subang Jaya, Petaling, Selangor
b) Dekat Stasiun MRT Semantan
Mulai pencarian sederhana dengan menulis apa adanya atau paling dasarnya
a) Subang Jaya
b) Semantan MRT Station
Lakukan riset visual mendasar, seperti
a) Buka alamat di maps, perhatikan infrastruktur dan pemandangan sekitar. Visual dalam video semakin presisi maka semakin baik
b) Cari gambar stasiun tersebut, perhatikan arsitekturnya, pastikan judul videonya sesuai dengan aslinya
Jika sudah menemukan hasil yang memuaskan, simpan. Jika belum, perluas pencarian:
a) Lanjutkan dengan mencari Petaling, kemudian jika masih belum, Selangor. Paling tidak jangan pilih video dengan pemandangan Twin Tower yang jelas Kuala Lumpur
b) Browsing jenis-jenis kereta yang beroperasi di stasiun tersebut. Perhatikan bentuk dan warnanya. Bisa mencari video yang menampilkan kereta yang itu, bukan jenis lain seperti LRT atau KTM
Untuk opsi variasi atau jika masih belum menemukan visual yang tidak jelas-jelas bertolak belakang dengan kenyataan, perluas pencarian secara kreatif:
a) Misal gambaran aerial kota sulit didapat, bisa mengambil infrastruktur seperti jalan raya, flyover, atau pemandangan yang masih mirip secara visual
b) Misal jenis kereta yang tepat tidak ada, cari video netral seperti hanya menunjukkan rel dari pov depan kereta, pegangan (hand strap) bergelantungan, atau gerakan pintu otomatis
c) Andai perlu menggambarkan lokasi dekat jembatan tertentu seperti Suramadu namun tidak ketemu, bisa misalnya pakai shot Penang Bridge dari sudut tertentu yang sekilas mirip
d) Menggambarkan Mall terdekat, sulit menemukan yang tepat, bisa browsing penampilan luar atau dalamnya. Bisa diperhatikan skalanya, jika nyatanya kecil jangan gunakan video Dubai Mall
e) Misal perlu menggambarkan gaya hidup sekitar, seperti dekat lapangan golf bisa gunakan close up seperti bola masuk lubang atau aerial rumput hijau lapang yang relatif relevan
Catatan tambahan
Jangan langsung mengeliminasi stok video hanya karena terdapat sedikit ketidaksesuaian visual.
Bayangkan apakah klip tersebut dapat diperbaiki menggunakan fitur editing dasar seperti pada aplikasi galeri atau sosial media.
Contohnya:
Crop / Zoom dapat dilakukan jika ada objek yang mengganggu di sudut gambar
Kecerahan & Warna bisa disesuaikan dalam batas wajar agar selaras dengan gambar acuan
Perpanjangan durasi seperti slow motion dan pemotongan dapat dilakukan secara jika ada momen tidak sesuai
Peran-peran
Subkontraktor
Memahami brief & mood proyek
Berburu & menyaring stok video/grafis
Menjaga logika kontinuitas dasar
Memastikan akurasi budaya & demografi
Menyusun folder koleksi yang rapi
Editor
Menyusun setelan teknis timeline
Pemotongan adegan (cutting) & penyesuaian pacing
Penyelarasan warna (color grading & LUTs)
Pemotongan ulang bingkai (cropping & reframing)
Penataan musik, efek suara (SFX) & teks layar
PRINSIP PERSIAPAN VIDEO PROMO PROPERTI
Mulai dengan mengumpulkan aset dan arahan dari klien
Teknis: Durasi, aspect ratio, resolusi
Mood: dari Brosur, Website, sales kit
Luxury? Family friendly?
Selling Point:
Lokasi, desain, layout, fasilitas
Aset: Logo, Gambar Bangunan
Request Khusus:
like what?
maybe adegan khusus, pingin ada keluarga berjalan ke masjid, ada camping, dst
Plot
baik dilakukan di awal, tapi seringkali juga bergantung pada stok yang tersedia, dan akan terus beradaptasi di setiap langkah
namun alangkah baiknya sudah ada bayangan sekiranya bagaimana runtutan awal hingga akhir videonya, dan apa saja adegan yang diperlukan
paling mudah dibayangkan secara kronologis, misalnya dari pagi hingga sore
seperti kehidupan resident yang dimulai dengan menyeduh kopi, berolahraga, bekerja, sekolah, dst
tidak lupa untuk mempertimbangkan lifestyle target demographics sebagaimana yang dinilai di atas
andai runtutannya akan dibuat kompleks nantinya, minimal dengan ini sudah terkumpul adegan apa saja yang bisa digunakan
untuk bagian ini mungkin tidak semua karyawan melakukannya, bisa lanjut ke langkah selanjutnya
Kontinuitas
Jadikan gambar bangunan yang disediakan sebagai milestone, stepping stone, kerangka dari video
Adegan-adegan di atas akan bermulai, berakhir, atau bersandingan dengan gambar-gambar tersebut
Maka
contoh2 all kinds of scenarios
beberapa ambil dari bahasan tadi
Akurasi
Jadikan lokasi, spesifikasi, dan ... sebagai referensi untuk beberapa scene
Misal kereta, gini
Misal budaya disana begini, ya gini, jangan gitu
Gaya hidup,
all the external additions huh
kalo yang inside kaya ikut kontinuitas aja, ya ga?
Emosi
Paling relevan untuk kaya graphics and stuff, branding adalah tentang emosi
Tapi kepake juga untuk ekspresi subjek video
Apalagi
Envato dan Freepik
Buat akun, buat collection untuk save
BERPIKIR SEPERTI EDITOR
Yaitu intinya adalah tentang video yang bersebelahan
Jika kita diberi gambar bangunan dengan langit siang, maka untuk menemukan video yang cocok untuk disandingkan dengannya, maka carilah waktu yang serupa atau mendekati
Ketahui editing dasar
Cropping, jika ada objek yang tidak cocok, bayangkan apa bisa di crop misalnya hanya terlihat di pojok frame maka video masih bisa dipertimbangkan
Warna, jika sulit menemukan pencahayaan atau waktu yang serupa, bayangkan apakah bisa digunakan jika kecerahan diubah, atau kehangatan, dst
No.1 People Shots
LATAR
Berdasarkan mindset diatas, perhatikan latar subjek berada,
Lighting, waktu dan kondisi and etc
Background, tidak cocok jika mempromosikan apartemen modern, namun jelas terlihat stok video yang digunakan berlatarkan gubuk kayu
Tapi tidak harus sempurna sama pula, asalkan jika ditaruh bersebelahan bisa dipercaya kalau di satu tempat
RAS
Untuk kebanyakan proyek video promo, targetnya adalah orang asia secara umum
Gunakan keyword "Asian" "Malay" "Southeast Asian"
Paling banyak stok yang tersedia adalah dengan penampilan Chinese
Namun wajah-wajah Indonesia, Thailand, dst masih bisa ditolerir
Gunakan judgement
Terkadang di request subyek muslim, gunakan keyword "Malay Muslim" "Asian Muslim" "Indonesian Muslim"
Terkadang di request subyek lain, "Indian" "Chinese"
UMUR
Tanpa tambahan keyword spesifik maka biasanya hasilnya adalah umur paling rendah 25 hingga paling tinggi 50
Seringkali di request keluarga besar "Multigenerational family" "Big family" "Grandparents" "Grandchildren"
Tidak jarang perlu cari video anak-anak "Children" "Kid" "Boy/Girl" "Son/Daughter" "Teenager"
AKTIVITAS
Mungkin hanya menuliskan profil dan latar tidak cukup
Bayangkan kreatif aktivitas yang dilakukan
Misalnya sulit mendapatkan video anak-anak menggunakan ayunan
Bisa menggunakan video anak kecil meniup gelembung di outdoor
CATATAN UMUM
Usahakan semua subyek berpenampilan relatif menarik, "enak dilihat"
Perhatikan ekspresi yang dibuat, apakah gembira, apakah natural
Sinematografi profesional semakin baik
No.2 Filler Shot
Close up, bisa digunakan untuk b roll estetik, atau lebih praktisnya saat kesulitan menemukan wide shot yang sesuai
Misalnya fokus ke alat makan untuk adegan ruang makan atau dapur
Misalnya video gorden terhempas angin di tengah transisi dari adegan luar ke dealam atau sebaliknya
Aerial, sulit mendapatkan video yang persis diambil di titik pembangunan proyek
Untungnya seringkali lebih dimanfaatkan untuk menggambarkan konektivitas, akses, infrastruktur, dst
Usahakan cari rekaman dari area sekitar, kecamatan atau kota yang sama masih relatif bisa ditolerir
Terkadang bahkan bisa menggunakan dari negara lain jika penampilan infrastruktur mirip, atau tidak terlihat landmark yang jelas tidak relevan dengan daerah aslinya
Misal untuk menggambarkan lokasi dekat suramadu, bisa menggunakan video jembatan Penang dari sudut tertentu
Establishing, or idk b roll in general
Video kereta untuk menggambarkan proyek dekat dengan stasiun misalnya, perhatikan stasiun apa yang dimaksud
Jangan gunakan video shinkansen jika yang dimaksud adalah stasiun KRL
Atau video ____ untuk menggambarkan dekat dengan ____
Jangan
No.3 Graphics
Background, dari yang abstrak seperti bentuk-bentuk geometris hingga
Template, lower third, pertimbangkan konsep proyek yang dikerjakan. Jika luxury maka stylenya berbeda dengan
Animation, icon amenities seperti rumah sakit dsb, icon tambahan seperti website atau telepon
Overlay, light flare, light leak, berguna untuk membuat gambar statis lebih dinamis, atau transisi